Minggu, 30 Oktober 2022

Hai kamu...

Malam ini di rumahku yg sepi

Mungkin kamu sedang diperjalanan pulang kerja

Tiba tiba ingin menulis sepatah duapatah kata

Sebelum whatsapp kamu aku block..


Rasa yang telah menjadi dewasa
Setelah 10tahun mengenalmu
Di mulai dari chat iseng
Lalu mulai berpetualang dan keseruan lain
Kamu yang selalu tersenyum manis
Ada rasa bersalah dalam diriku
Kamu yang selalu bilang gak apa apa
Ada rasa bersalah dalam diriku

Bukan sekedar ganteng...
Rasa nyaman, kesukaan yg sama juga cerita hidup yg hampir sama
Membuat kita selalu saja terkoneksi
Pernah tidak bersama
Tapi itu serasa tidak lama
Masih kamu yang dulu dengan aku yang tidak lagi sama
Ada rasa bersalah dalam diriku
Setiap bareng kamu

Aku selalu bilang "menunggu kamu matang"
Supaya kamu tau bagaimana rasanya aku hari ini
Bahwa dunia tidak hanya sekadar seru dan bahagia
Tapi ada perjuangan yang berdarah darah untuk mengalahkan hawa nafsu kita sendiri
Mungkin suatu saat kamu mengerti
Dan tidak lagi marah seperti cemberutnya kamu di kampung naga waktu itu
Ada rasa bersalah dalam diriku
Semoga suatu saat kamu mengerti
Dan kita bisa seruseruan lagi dengan versi yang tidak ada rasa bersalahnya...

Jumat, 17 Februari 2017

Kampung Naga, Tasikmalaya

Pintu Masuk
Local Guide
Balai Pertemuan dan Masjid yg sebelahnya

Pintu masuk Masjid

kentongan untuk memanggil warga

Bedug untuk memanggil shalat

Didalam Masjid yang bersih dan semua kayu...it is so peacefully

Tempat Wudhu nya


Lumbung Padi milik salah satu warga

Pak Darmawan menjelaskan keadaan disini

Tempat menumbuk Padi

Pintu rumah disini harus menghadap selatan atau ke utara (saling berhadapan) dgn Filosofi Saling menjaga memperhatikan



Untuk menolak bala


Aksara di Tugu Masuk



Pathway to Naga Village

ini Tempat sampah, disini semua bersih..

439 Anak tangga

Diantara anak tangga

Pak Darmawan Local Guide      













Selasa, 27 Desember 2016

Jatim park 2 / Batu secret zoo / Musium Satwa

pintu masuk dan loket
sebelahan sama hotelnya

loket

musium satwa

sangkar burung besar

didalam sangkar




Bromo - Pasuruan, Jawa Timur

Suasana di pananjakan yang sudah ramai orang, ini diambil jam 5 pagi waktu Pasuruan

Dari pananjakan hardtop yang kami naiki parkir, dari situ masih nanjak terus sampe ke atas...

Karena saya tidak ke atas, hanya mampu melihat sunrise sebatas ini pada jam 5.30 waktu Pasuruan

Selain saya banyak orang juga yang ingin mengabadikan moment sunrise di bromo
Suami, Anak pertama dan si bungsu yang ngga sanggup menahan dingin karena kami sdh disana sejak pukul 3 pagi

Suami dan bungsu, saking dinginnya kami harus "siduru" alias menghangatkan diri dekat perapianpadahal sudah memakai jaket tebal dan masker juga sarung tangan

Anak saya yang pertama , Masih ngantuk dan kedinginan, jadi dia ngambek, disewain jaket tambahan harga Rp.20.000

"Siduru biar haneut"

Melanjutkan perjalanan menuju bukit savana/ bukit teletubies

Kalo ke pananjakan siang atau di bawah jam 3 pagi, parkir hardtop nya kebagian paling belakang dan perjalanan masih jauh belum nanjak ke atas untuk liat sunrise nya

Perjalanan dilanjutkan ke padang savana / Bukit teletubis tapi saat kesana padang rumputnya ngga tumbuh subur spt biasanya...












lalu kami berpindah agak jauh dimana jalan menuju pura dan tangga seribu ke kawah gunung bromo
anginnya dingin, membekukan sebagian wajah kami yang tidak diterpa sinar matahari yang hangat saat jam 7 pagi itu






Di belakang Ibu itu ada TOILETTTT....kalau dingin bawaanya beser kan? yakaannn?

pura di dekat bromo, kami tidak sempat masuk karena anak2, kedinginan



selanjutnya ke pasir berbisik, tempatnya mabk dian sastro syuting film berjudul sama ...